Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

"Dwifungsi Lembaga Legislatif Mahasiswa UIA"

"Dwifungsi Lembaga Legislatif Mahasiswa UIA" - Dalam membangun miniatur Negara di Kampus, Organisasi Mahasiwa memiliki peranan yang cukup penting untuk menciptakan dinamika kampus. Karena itu kurang lebih merupakan gambaran bagaimana berjalannya roda Pemerintahan di sebuah Negara yang sesungguhnya. Selayaknya pemerintahan, organisasi mahasiswa juga memiliki lembaga eksekutif dan legislatif. Keduanya memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Saat ini, di Universitas Islam As-Syafi'iyah hanya terdapat lembaga legislatif saja, yaitu MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa), dikarenakan lembaga eksekutifnya, yaitu Presiden Mahasiswa sedang mengalami periode transisi, sehingga masih terjadi kekosongan dalam lembaga eksekutifnya. Artinya, kekuasaan tertinggi Organisasi Mahasiswa saat ini dipegang oleh MPM, dan berarti saat ini MPM juga bersikap sebagai lembaga eksekutif. Lantas bagaimana? Kami menghubungi 2 narasumber yang kapabel dan pernah berkecimpung di bidan...

Demisioner Wapresma BEM KBM UIA : Kami Tidak Ikut Konferensi Pers

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Rahmi Nur Amalia Terkait berita tentang klaim keterlibatan UIA di Konferensi Pers Forum BEM Jakarta, Demisioner Wakil Presiden Mahasiswa BEM KBM UIA 2018-2019, Joni Tanjung langsung mengklarifikasi ke Redaksi Katuara via telepon siang ini (19/10). Joni membantah statement sebelumnya dari Ketua MPM UIA, Irfan Muqsit yang mengaitkan pengurus BEM periode sebelumnya di press conference kemarin (Forum BEM Jakarta -red). "Saya tidak tahu menahu soal ini. Saya pun langsung konfirmasi ke beberapa demisioner menteri dan jawaban mereka tidak ada yg ikut (Konferensi Pers Forum BEM Jakarta -red)." Joni menduga, itu merupakan klaim dari aliansi tersebut. "Memang aliansi itu (BEM Jakarta -red) salah satu pembentuknya adalah almarhum (Zulkarnain Kesuy, Mantan Presiden Mahasiswa BEM KBM UIA -red). Itu pun dibentuk tanpa sepengetahuan saya sebagai Wapresma saat itu." Saat ini Joni sedang meminta klarifikasi ke pihak-pihak yang bersangkuta...

Terkait Pencatutan Nama BEM UIA, Ketua MPM : Itu Klaim

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Miqdad Zeinnur Ahmad, Amaliah Fitriani UIA kembali menjadi sorotan oleh media luar. Dilansir dari Beritasatu.com, nama BEM UIA tercatat ikut dalam pertemuan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Jakarta terkait penolakan Perppu KPK pada Jumat kemarin (11/10) di Long Black Cafe, Jakarta. Padahal, tampuk eksekutif di UIA masih kosong selepas re-organisasi BEM KBM UIA pada Agustus lalu. Terkait hal ini, Irfan Muqsit, selaku Ketua MPM UIA menegaskan pihaknya tidak mengetahui akan hal ini. "Saya tidak mengetahui hal ini." tegasnya. Ia menduga, ini merupakan klaim dari kepengurusan BEM periode yang lalu. "Mungkin ini dari pengurus BEM sebelumnya (klaim -red). Saya tidak tahu." Seperti diketahui, menurut Anggaran Dasar KBM UIA Pasal 25 poin 5 BAB V Tentang Kekuasaan Pemerintahan, bahwa ketika ada kekosongan tampuk eksekutif di kampus, maka MPM-lah yang menjadi wadah eksekutif sementara bagi mahasiswa. Isu Hoax Aksi Mahas...

Kronologi Pra Bentrok dan Pasca Bentrok Mahasiswa dengan Aparat Kepolisian saat Aksi 24 september 2019

Selasa, 24 September 2019 Hari yang tak akan dilupakan oleh kawan-kawan mahasiswa baik mahasiswa UIA maupun mahasiswa Universitas lain seIndonesia. Menyuarakan aspirasi rakyat hanya berbekal keyakinan dan suara, namun dituding ditunggangi kepentingan elit politik. *Sulut - menyulut* Sekitar pukul 16.00 saat tim LPM UIA mulai kembali ke barisan border yang dibuat masa aksi uia yg telah berjarak sekitar 15 meter dari gerbang dpr. Massa mulai memblokade jalan tol dan jalan bebas hambatan. Diikuti tembakan gas air mata dan water canon yang menyebabkan masa aksi mulai berlarian ricuh. Beruntung, saat itu mahasiswi UIA telah dievakuasi menjauh dari gerbang DPR ke fly over RS mulut dan gigi Ladokgi. *Chaos* Mahasiswi uia dievakuasi menjauh kembali sampai kedekat gedung TVRI, menyisahkan para rekan medis dan LPM UIA yang ikut membantu masa aksi yang terkena gas air mata dan batu. Perlu diingat kejadian ricuh terjadi sebelum pukul 17.00 yang seharusnya menjadi tenggat waktu aksi....

Aksi Menolak RUU KPK dan RUU KUHP BEM SeUniversitas Islam Assyafiiyah bersama BEM se Indonesia

Selasa 24 september 2019 Merupakan tanggal yang tidak bisa luput dari sejarah demokrasi indonesia, ribuan mahasiswa turun kejalan diberbagai daerah diIndonesia untuk menyuarakan tuntutan terhadap DPR mengenai RUUKPK. Tak luput sekitar 500 mahasiswa UIA dari berbagai fakultas dan organisasi kemahasiswaan juga ikut turun dalam aksi ini yang dikoordinir oleh seluruh ketua bem fakultas dibantu MPM. Briefing dilakukan tepat pada pukul 10.00. Sambutan disampaikan oleh Wakapolres Pondok Gede serta pihak-pihak terkait untuk membimbing mahasiswa agar tetap tertib dalam perjalanan dan aksi. Tepat pukul 11.00 masa aksi UIA berangkat sepenuhnya meski sebelumnya sempat ada kendala dalam susahnya mencari kendaraan. *Awal kedatangan* Dalam perjalanan tidak ada kendala yang terlalu berarti, massa aksi UIA sampai di depan gedung TVRI sekitar jam 13.00 dan mulai memarkirkan kendaraan masing-masing di depan Gedung Kemenpora. *Longmarch ke Gedung DPR* Long march dari gedung TVRI sampai 3...

UIA Resmikan Pusat Studi Bahasa Arab Pertama Di Indonesia

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Faiz Akmal, Amaliah Fitriani Universitas Islam As-Syafi'iyah secara resmi mendirikan Pusat Studi Bahasa Arab (PUSIBA -red) di Kampus 2 Senin kemarin (29/7). UIA kali ini bekerjasama dengan Universitas Al-Azhar Kairo untuk membangun PUSIBA pertama di Indonesia ini. Ketua YAPTA, Dailami Firdaus mengungkapkan hal ini memang sudah menjadi rencana UIA untuk mendirikan lembaga kajian Bahasa Arab di Indonesia. "Perlu waktu yang lama untuk merealisasikannya." Ia menambahkan, sudah ada 328 orang yang sudah mengikuti PUSIBA. "Bulan depan akan bertambah 150 orang dari seluruh Indonesia. Setelah 6 bulan di sini (belajar -red), mereka akan berangkat ke Kairo." PUSIBA langsung diresmikan oleh Grand Shaikh Al-Azhar University, Saleh Abbas dan juga Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin dengan menandatangani batu peresmian. Didampingi Ketua Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia, Tuan Guru Bajang Zainun Majdi, akhi...

Dialog Interaktif Katuara : Sosialisasi Seputar Jurnalisme Khalayak

LPM Katuara UIA mengadakan dialog interaktif dengan tema Citizen Journalism pada Rabu kemarin (10/7). Acara ini turut menghadirkan pembicara seperti Nadia Soekarno (NET TV), Sultan Takdir Ali (Radio Elshinta), dan Sujarwanto Rahmat (Wakil Ketua KPI). Dialog ini dimoderatori langsung oleh Pemimpin Redaksi Katuara, Ahmad Gufron. Dialog ini dibuka oleh pengertian citizen journalism oleh Nadia. Ia menjelaskan, bahwa Citizen Journalism adalah kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh masyarakat umum. "Jadi, pelaku dari jurnalistik ini (citizen journalism -red) bukanlah dari media konvensional, tapi adalah kita selaku pengguna media sosial." paparnya. Kemudian sejarah citizen journalism dipaparkan oleh Sultan. Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak luput dari peran masyarakat untuk menyebarkan berita proklamasi dari mulut ke mulut. "Dengan kondisi tekanan dari penjajah, petinggi negara harus berpikir keras untuk menyampaikan berita ini ke seluruh penjuru wilaya...

Mediasi Antara BEM U Dengan Kampus

Pem : Ahmad Gufron Reporter : FAIZ AKMAL Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Islam As-Syafi'iyah melakukan mediasi dengan kampus Rabu kemarin (3/4). Mediasi kemarin membahas beberapa peristiwa yang terjadi di kampus dan kuesioner yang dibuat BEM U seputar fasilitas kampus. Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Syifa Fauziya, menanggapi kuesioner BEM U dan fenomena lift kampus yang macet dan kemudian viral di media sosial. “Saya juga melihat di instagram, bahwa ada kuesioner yang disebarkan oleh mahasiswa. Dari kuesioner yang masuk tentunya kita akan bicarakan kira-kira seperti apa proses perbaikannya, dan ke siapa harus ditindaklanjuti. Kemarin, setelah insiden lift, kita juga sudah bicarakan. Saya juga sudah bicarakan kepada pak Heri (Wakil Rektor 2 -red) mengenai hal tersebut. Sebenarnya ketika kalian liburan kemarin, itu ada lift yang sudah diganti komponennya." Ia melanjutkan, hal ini akan dibicarakan dengan para pimpinan secepatnya. "Dan juga kita akan memb...

Opening UIA KEREN FESTIVAL 2019

Pada Sabtu (23/03) Duta Universitas Islam As-Syafi'iyah menyelenggarakan Pembukaan Acara "UIA KEREN FESTIVAL 2019" yang selanjutnya diikuti pelaksanaan acara tersebut. Pembukaan ini dihadiri oleh beberapa petinggi kampus yaitu Rektor UIA, Wakil Rektor I dan III, Kepala Penerimaan Mahasiswa baru, Kepala Biro Akademik, serta beberapa dosen dan peserta acara tersebut. Juga turut serta perwakilan dari BEM KBM UIA, dan MPM UIA. Selaku Ketua Pelaksana, Rifki Ramadhan mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran dan partisipasi seluruh pihak yang terlibat dalam acara ini. Acara yang diadakan oleh Penmaru, DUTA UIA dan beberapa Organisasi Mahasiswa dan UKM. "Harapannya semoga dengan diadakannya acara ini dapat menambah rasa persaudaraan dan solidaritas antar Mahasiswa UIA." ujarnya. Kepala Penmaru, Hayat Zainuni, S.H juga menambahkan "Ini adalah sebuah langkah awal, memang masih sederhana tapi harapannya agar kedepannya bisa membuat acara yang lebih keren d...

BEM SE-JABODETABEK Gelar Aksi "Kartu Merah Jokowi-JK" Di Depan Istana

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Rahmi Nur Amalia BEM SE- JABODETABEKA-BANTEN mengadakan aksi turun ke jalan yang mereka sebut "Kartu Merah rezim Jokowi-Jk atau Rezim Nawacita" pada Senin (4/3). Menurut salah satu peserta aksi yang ikut kemarin, aksi ini merupakan sebuah bentuk kekecewaan terhadap rezim saat ini. "Pemerintah Jokowi-JK atau Rezim Nawacita pada tahun 2014 yang lalu (read “Pra Pemilu 2014) begitu meyakinkan lewat visi-misi dan janji-janji kampanyenya yang ditawarkan kepada rakyat, bahwa akan membenahi negara dan bangsa ini menjadi negara Super Power di Asia Tenggara. Namun pasca dilantiknya mereka tak ubahnya seperti para penguasa yang tiran." tegasnya. Ia juga menambahkan, begitu banyak persoalan yang belum terselesaikan hingga jelang akhir periode ini. "Berbagai persoalan yang terjadi di republik ini tanpa terselesaikan dengan baik, kami sangat menyadari bahwa bangsa indonesia merupakan bangsa agraris dengan luas lahan pertanian kita m...

#WhatTheySay Gedung Alawiyah Mulai Lapuk

Runtuhnya beberapa puing Gedung Alawiyah tentu menyisakan banyak kegelisahan bagi civitas UIA. Apa kata mereka soal ini? Rangga FAI - Semester 3 "Mengenai masalah dinding gedung alawiyah yang sudah mulai runtuh dan keropos. Sejujurnya saya tidak terlalu memperhatikan, menurut saya bagus adanya lpm ini yang memperhatikan kemajuan kampus. Dalam masalah ini saya berpendapat bahwa masalah ini harus cepat di tuntaskan karena berbahaya untuk mahasiswa yang berlalu lalang di sana. Mungkin setelah masalah ini saya mengusulkan juga agar lift di gedung alawiyah cepat di perbaiki, karena itu pun berbahaya bagi warga kampus yang setiap harinya menggunakan fasilitas lift." Yasir FAI - Semester 3  "Dalam masalah ini saya pun memperhatikan bahwa dinding gedung alawiyah pun runtuh. Saya sudah melihat sedikit sikap dari pihak kampus untuk mengantisipasi masalah ini, seperti contohnya memindahkan keran air yang biasa digunakan warga kampus untuk berwudhu yang ter...

#PerspektifKatuara Gedung Alawiyah Mulai Lapuk

Gedung Alawiyah adalah salah satu gedung tertua yang pernah dibangun di daerah Jatiwaringin, Pondok Gede. Dibangun sejak 1980-an, gedung ini menjadi satu-satunya gedung yang diizinkan dibangun dengan tinggi, dikarenakan jaraknya yang begitu dekat dengan Bandar Udara Halim Perdana Kusumah. Namun sayang, dalam perkembangannya gedung ini mulai mengalami pelapukan. Mulai dari peretakan di beberapa sisi gedung, hingga runtuhnya beberapa puing gedung. Puncaknya, beberapa puing berjatuhan di area belakang Gedung Alawiyah pada pekan lalu. Hal ini menyebabkan kekhawatiran di kalangan civitas kampus. Menanggapi hal ini, tim redaksi Katuara UIA mencoba menyambangi Asisten Kepala Rumah Tangga UIA, Isroil, pada Rabu kemarin (30/1). Isroil Asisten Rumah Tangga UIA Menanggapi runtuhnya beberapa puing gedung kemarin, respon seperti apa yang sudah dilakukan pihak kampus? "Dalam hal ini, kami sudah berkoordinasi dengan pimpinan dan akan segera ditangani dalam waktu dekat. Untuk anti...

Seminar HIMSI FEB UIA 2019 : Revaluasi Barang Milik Negara

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Amaliah Fitriani, Rahmi Nur Amalia Saat ini banyak orang yang hanya melihat suatu negara memiliki banyak hutang, namun jarang melihat berapa banyak pula aset yang dimiliki oleh negara tersebut, Aset Tetap salah satunya, yang juga termasuk kedalamnya Barang Milik Negara (BMN). Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMSI) Universitas Islam As-Syafi'iyah Pada Sabtu kemarin (19/1) mengadakan Seminar Akuntansi yang bertempat di Aula Ida Farida Kampus 2 Universitas Islam As-Syafi'iyah. Pembicara pada acara ini adalah Dosen Akuntansi FEB UIA, Dimas Wicaksono. "Seminar ini bertujuan untuk membantu mahasiswa, khususnya mahasiswa/i Jurusan Akuntansi semester 3,5,7 baik di dalam Kampus maupun diluar Kampus agar mengetahui bagaimana Laporan Keuangan yang ada dalam Pemerintahan dan dapat menyajikan opini/pernyataan Nilai Wajar atas Barang Milik Negara (BMN)." Papar Zahra, selaku Ketua Panita Pelaksana. Sari Mujiani selaku dosen Akuntansi menek...

#WhatTheySay : Polemik Sampah di Kampus 1

Kebersihan adalah permasalahan yang belum kunjung teratasi di negara kita. Sampah menjadi permasalahan tersendiri dalam sebuah kota, maupun negara. Untuk menanggulangi hal ini, pemerintah telah mengalokasikan sebuah tempat untuk menampung sampah-sampah dalam sebuah distrik wilayah tertentu. Di samping itu, setiap gedung pasti memiliki tempat penampungan sampah untuk menampung sampah sementara. Di Universitas Islam As-Syafi'iyah, tempat penampungan sampah sementara terletak di belakang Gedung Alawiyah. Untuk penampungan sampah di dalam gedung, terdapat bak sampah yang tersedia di dinding dekat toilet di setiap lantai. Namun, menurut hasil investigasi Tim Katuara UIA saat ini kondisi bak sampah di beberapa lantai sudah terisi penuh dengan tumpukan sampah, dan penampungan sampah di belakang gedung yang sudah terlihat "menggunung". Bagaimana tanggapan para mahasiswa? *Chandra, Mahasiswa Akper Smt. 3 : "Sebenarnya ini tanggung jawab kita bersama. Ini adalah kam...

PMII UIA Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Farhan Baihaqi, Fariz Amroe Syam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Universitas Islam As-Syafi'iyah mengadakan peringatan maulid Nabi Muhammad pada Sabtu (12/01) di lantai 8 Gedung Alawiyah. Acara ini mengangkat tema "Generasi Milenial Tangguh Pengukir Masa Depan yang Berakhlakul Karimah dan Berwawasan Global". Dalam acara ini, PMII UIA mengundang penceramah Ustadz Reza bin Muhammad Adzhomat Khan. Dalam ceramahnya, ia memaparkan bahwa masa muda adalah masa yang harus dipenuhi oleh kadar iman yang tinggi. "Karena di masa muda kita masih suka nengok kiri-kanan karena tergoda oleh dunia." Ia juga mengingatkan bahwa pentingnya generasi muda untuk bergaul dengan generasi tua. "Karena kesalahan pemuda sekarang hanya mendahulukan ilmu tidak di barengi dengan yang namanya pengalaman. Padahal pengalaman itu penting, seringkali kita mendengar sebuah ungkapan bahwa pengalaman adalah guru terbaik dalam hidup kita." Se...