Pem : Ahmad Gufron
Reporter : Rahmi Nur Amalia, Miqdad Zeinnur
Ahmad
Pelaksanaan
MTMB 2018 memasuki hari kedua pada Rabu kemarin (19/9). Pada hari kedua,
peserta difokuskan dengan pemberian materi seputar kemahasiswaan.
Salah
satu pemateri, Niko Kapisan, mengapresiasi konsep MTMB 2018. Mantan Presiden
Mahasiswa UIA periode 2007-2008 ini mengatakan bahwa sudah seharusnya MTMB
membuat mahasiswa baru lebih mengenal antar sesamanya.
“MTMB
adalah moment yang tepat untuk saling mengenal satu sama lain, tanpa memandang
fakultas.” katanya saat diwawancara oleh tim redaksi Katuara UIA.
Niko,
yang saat ini menjabat sebagai Ketua GMII, menegaskan pentingnya menyampaikan
pesan militansi bagi mahasiswa baru.
Ia
menilai, MTMB juga harus jadi moment untuk lebih mengenal antara mahasiswa lama
dengan mahasiswa yang baru masuk.
“MTMB
harus menciptakan wawasan. Maksudnya, mahasiswa baru harus mendapatkan wawasan
baru tentang dunia perkuliahan dan juga persaingan di dunia luar. Ini penting
karena mereka sedang mengalami masa transisi dari SMA menuju Mahasiswa.”
Ia
berpesan kepada mahasiswa baru untuk lebih kreatif dan aktif dalam pelaksanaan
kegiatan di kampus. Terlebih, generasi saat ini adalah generasi yang hidup di
zaman yang serba canggih dan modern.
“Zaman
saya dulu, untuk sekedar berkomunikasi dan mencari buku itu susah. Harus ke
warnet dulu. Tapi kami bisa buktikan, kami bisa eksis dan kreatif dalam membuat
kegiatan.”
“Sudah
seharusnya, mahasiswa millennial saat ini harus lebih kreatif dalam kegiatan
mereka. Karena zaman sekarang semua serba mudah. Misalnya, ingin baca buku ini,
tinggal download dari gadget.”
Selain
materi seputar kemahasiswaan, ada juga materi creative entrepreneur oleh
Ketua DPP KNPI, Gusti Arief dan juga selebgram, Iymel dan Agus Sukmana.
Komentar
Posting Komentar