Pem : Ahmad Gufron
Reporter : Miqdad Zeinnur Ahmad, Amaliah Fitriani
UIA kembali menjadi sorotan oleh media luar. Dilansir dari Beritasatu.com, nama BEM UIA tercatat ikut dalam pertemuan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Jakarta terkait penolakan Perppu KPK pada Jumat kemarin (11/10) di Long Black Cafe, Jakarta. Padahal, tampuk eksekutif di UIA masih kosong selepas re-organisasi BEM KBM UIA pada Agustus lalu.
Terkait hal ini, Irfan Muqsit, selaku Ketua MPM UIA menegaskan pihaknya tidak mengetahui akan hal ini.
"Saya tidak mengetahui hal ini." tegasnya.
Ia menduga, ini merupakan klaim dari kepengurusan BEM periode yang lalu.
"Mungkin ini dari pengurus BEM sebelumnya (klaim -red). Saya tidak tahu."
Seperti diketahui, menurut Anggaran Dasar KBM UIA Pasal 25 poin 5 BAB V Tentang Kekuasaan Pemerintahan, bahwa ketika ada kekosongan tampuk eksekutif di kampus, maka MPM-lah yang menjadi wadah eksekutif sementara bagi mahasiswa.
Isu Hoax Aksi Mahasiswa UIA
Mahasiswa UIA sempat dihebohkan dengan isu bahwa UIA akan mengadakan aksi pada Senin kemarin (14/10). Dalam pesan siaran yang tersebar, UIA dikabarkan menjadi titik kumpul aksi.
Hal ini langsung dibantah oleh Ketua MPM UIA, Irfan Muqsit. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui terkait pesan berantai tersebut. Bahkan, ia sudah mengonfirmasi langsung dengan nomor koordinator lapangan yang tertera di pesan tersebut.
"Saya sudah konfirmasi ke nomor tersebut. Katanya mahasiswa UNKRIS. Namun ternyata setelah di konfirmasi, tidak ada mahasiswa UNKRIS dengan nama tersebut."
Dalam pesan siaran yang tersebar, terdapat beberapa BEM Fakultas UIA yang namanya tercantum, di antaranya BEM FKIP dan BEM FAI. Menanggapi hal ini, masing-masing pihak mengeluarkan pernyataan reaktif terkait pencatutan nama BEM mereka di pesan tersebut. Kedua BEM tersebut mengecam dan meminta kepada pihak-pihak terkait untuk meminta maaf secara terbuka terkait dengan pencatutan tersebut.
Muqsit juga berpesan terhadap BEM Fakultas yang ingin melakukan aksi, agar tetap melakukan koordinasi dengan MPM selaku wadah eksekutif sementara.
"Kepada teman-teman BEM Fakultas yang ingin bergerak, agar selalu berkoordinasi supaya tidak menimbulkan prasangka-prasangka yang tidak diinginkan." tutupnya.


Tolol anjrit nf
BalasHapus