Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Kuliah Perdana UIA 2018-2019 : Menjadi Mahasiswa Berprestasi dan Aktif

Pem                 : Ahmad Gufron Reporter          : Ahmad Gufron, Rahmi Nur Amalia Sabtu pagi (22/9) dilaksanakan kuliah perdana sekaligus pelantikan mahasiswa baru UIA periode 2018-2019. Acara berlangsung di Hall Plaza Kampus 1 UIA, Jatiwaringin, Jakarta Timur. Kuliah perdana ini diisi oleh 2 tokoh nasional, Adhyaksa Dault, Ketua Pramuka Indonesia dan Fadli Zon, Wakil Ketua DPR-RI. Acara dibuka oleh penampilan tari dan juga Paduan Suara UIA. Dilanjutkan sambutan-sambutan dari Rektor UIA, Masduki Achmad dan juga Ketua YAPTA, Dailami Firdaus. Acara berlanjut ramai ketika Adhyaksa Dault menyampaikan orasi ilmiah. Ia berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. “Sahabat Rasulullah, Ali bin Abi Thalib pernah berkata bahwa waktu itu lebih tajam dari sebilah pedang, kalau tidak digunakan maka akan memotong diri kita sen...

Closing Day MTMB 2018 : Selamat Datang di UIA

Pem                  : Ahmad Gufron Reporter          : Miqdad Zeinnur Ahmad Setelah 2 hari pelaksanaan, MTMB 2018 memasuki puncak pelaksanaan pada Kamis (20/9) kemarin. Pada hari terakhir, mahasiswa difokuskan untuk mengenal BEM Fakultas masing-masing. Ada 7 fakultas yang diberi waktu untuk sosialisasi kepada calon mahasiswa baru. Pada siangnya. calon mahasiswa baru juga diajak untuk melakukan ziarah ke makam Pendiri As-Syafi’iyah, Kh. Abdullah Syafi’ie dan Hj. Tutty Alawiyah selaku pendiri BKMT Indonesia. Sorenya, terdapat sesi pengenalan UKM di kampus. UKM baru seperti Rumah Ekonomi Kreatif Mahasiswa (REKOM), IT Club, Pencak Silat, dan Pramuka diberikan kesempatan untuk sosialisasi kepada peserta. UNISASPALA, Lembaga Dakwah Kampus (LDK), dan Rumah QURMA sebagai UKM yang lebih dahulu eksis juga diberi kesempatan untuk melakukan sosialisasi. LPM...

Hari Ke-2 MTMB 2018, Niko Kapisan : Harus Menyatukan Mahasiswa Baru

Pem                  : Ahmad Gufron Reporter          : Rahmi Nur Amalia, Miqdad Zeinnur Ahmad Pelaksanaan MTMB 2018 memasuki hari kedua pada Rabu kemarin (19/9). Pada hari kedua, peserta difokuskan dengan pemberian materi seputar kemahasiswaan. Salah satu pemateri, Niko Kapisan, mengapresiasi konsep MTMB 2018. Mantan Presiden Mahasiswa UIA periode 2007-2008 ini mengatakan bahwa sudah seharusnya MTMB membuat mahasiswa baru lebih mengenal antar sesamanya. “MTMB adalah moment yang tepat untuk saling mengenal satu sama lain, tanpa memandang fakultas.” katanya saat diwawancara oleh tim redaksi Katuara UIA . Niko, yang saat ini menjabat sebagai Ketua GMII, menegaskan pentingnya menyampaikan pesan militansi bagi mahasiswa baru. Ia menilai, MTMB juga harus jadi moment untuk lebih mengenal antara mahasiswa lama dengan mahasiswa yang baru masuk. “MTMB haru...

MTMB 2018 : Persaingan Mahasiswa di Era Global

Pem                 : Ahmad Gufron Reporter          : Rahmi Nur Amalia, Amaliah Fitriani Masa pengenalan mahasiswa baru Universitas Islam As-Syafi’iyah atau lebih dikenal Masa Ta’aruf Mahasiswa Baru UIA (MTMB UIA) resmi dibuka pada Selasa kemarin (18/9) oleh Rektor UIA, Masduki Achmad. Opening ceremony berlangsung di Hall Plaza Kampus 1 UIA, Jatiwaringin, Jakarta Timur. Dalam pidatonya, ia memberikan wejangan semangat dan motivasi kepada calon mahasiswa baru UIA. “Dalam pasang-surut sejarah peradaban kita, tak bisa dipungkiri bahwa peran pemuda-lah yang membangkitkan dan menyebabkan panji-panji kemenangan.” paparnya saat memberikan sambutan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh calon mahasiswa baru UIA akan menjadi calon pemimpin yang hebat jika mengikuti arahan-arahan dari semua dosen di kelas. Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Rektor 3 UIA, ...

BEM SI Menggelar Aksi di Kementrian Keuangan

Red :Ahmad Gufron Telah terjadi aksi demonstrasi yang dikomandoi oleh Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI –red) di depan Gedung Kementrian Keuangan siang tadi (14/9). Aksi ini dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berakhir pada 18.00 WIB. Hadir dalam aksi ini mahasiswa-mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Sekolah Tinggi Ekonomi Islam SEBI (STEI SEBI), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI), dan BEM Fakultas Agama Islam Universitas Islam As-Syafi’iyah (BEM FAI UIA). Dalam aksi ini, BEM SI menuntut pemerintah untuk menjaga stabilitas Rupiah dan mendorong pemerintah untuk mencari alternatif untuk mengurangi angka impor negara. “Banyak yang ikut (aksi –red) tadi. Sekitar 500-700 orang.” papar salah satu peserta unjuk rasa, Muhammad Fahri, selaku korlap dari BEM FAI UIA. BEM SI dalam hal ini juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tidak menukarkan Rupiah...