Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

"Dwifungsi Lembaga Legislatif Mahasiswa UIA"

"Dwifungsi Lembaga Legislatif Mahasiswa UIA" - Dalam membangun miniatur Negara di Kampus, Organisasi Mahasiwa memiliki peranan yang cukup penting untuk menciptakan dinamika kampus. Karena itu kurang lebih merupakan gambaran bagaimana berjalannya roda Pemerintahan di sebuah Negara yang sesungguhnya. Selayaknya pemerintahan, organisasi mahasiswa juga memiliki lembaga eksekutif dan legislatif. Keduanya memiliki tugas dan fungsinya masing-masing. Saat ini, di Universitas Islam As-Syafi'iyah hanya terdapat lembaga legislatif saja, yaitu MPM (Majelis Permusyawaratan Mahasiswa), dikarenakan lembaga eksekutifnya, yaitu Presiden Mahasiswa sedang mengalami periode transisi, sehingga masih terjadi kekosongan dalam lembaga eksekutifnya. Artinya, kekuasaan tertinggi Organisasi Mahasiswa saat ini dipegang oleh MPM, dan berarti saat ini MPM juga bersikap sebagai lembaga eksekutif. Lantas bagaimana? Kami menghubungi 2 narasumber yang kapabel dan pernah berkecimpung di bidan...

Demisioner Wapresma BEM KBM UIA : Kami Tidak Ikut Konferensi Pers

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Rahmi Nur Amalia Terkait berita tentang klaim keterlibatan UIA di Konferensi Pers Forum BEM Jakarta, Demisioner Wakil Presiden Mahasiswa BEM KBM UIA 2018-2019, Joni Tanjung langsung mengklarifikasi ke Redaksi Katuara via telepon siang ini (19/10). Joni membantah statement sebelumnya dari Ketua MPM UIA, Irfan Muqsit yang mengaitkan pengurus BEM periode sebelumnya di press conference kemarin (Forum BEM Jakarta -red). "Saya tidak tahu menahu soal ini. Saya pun langsung konfirmasi ke beberapa demisioner menteri dan jawaban mereka tidak ada yg ikut (Konferensi Pers Forum BEM Jakarta -red)." Joni menduga, itu merupakan klaim dari aliansi tersebut. "Memang aliansi itu (BEM Jakarta -red) salah satu pembentuknya adalah almarhum (Zulkarnain Kesuy, Mantan Presiden Mahasiswa BEM KBM UIA -red). Itu pun dibentuk tanpa sepengetahuan saya sebagai Wapresma saat itu." Saat ini Joni sedang meminta klarifikasi ke pihak-pihak yang bersangkuta...

Terkait Pencatutan Nama BEM UIA, Ketua MPM : Itu Klaim

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Miqdad Zeinnur Ahmad, Amaliah Fitriani UIA kembali menjadi sorotan oleh media luar. Dilansir dari Beritasatu.com, nama BEM UIA tercatat ikut dalam pertemuan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa Jakarta terkait penolakan Perppu KPK pada Jumat kemarin (11/10) di Long Black Cafe, Jakarta. Padahal, tampuk eksekutif di UIA masih kosong selepas re-organisasi BEM KBM UIA pada Agustus lalu. Terkait hal ini, Irfan Muqsit, selaku Ketua MPM UIA menegaskan pihaknya tidak mengetahui akan hal ini. "Saya tidak mengetahui hal ini." tegasnya. Ia menduga, ini merupakan klaim dari kepengurusan BEM periode yang lalu. "Mungkin ini dari pengurus BEM sebelumnya (klaim -red). Saya tidak tahu." Seperti diketahui, menurut Anggaran Dasar KBM UIA Pasal 25 poin 5 BAB V Tentang Kekuasaan Pemerintahan, bahwa ketika ada kekosongan tampuk eksekutif di kampus, maka MPM-lah yang menjadi wadah eksekutif sementara bagi mahasiswa. Isu Hoax Aksi Mahas...