Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2019

UIA Resmikan Pusat Studi Bahasa Arab Pertama Di Indonesia

Pem : Ahmad Gufron Reporter : Faiz Akmal, Amaliah Fitriani Universitas Islam As-Syafi'iyah secara resmi mendirikan Pusat Studi Bahasa Arab (PUSIBA -red) di Kampus 2 Senin kemarin (29/7). UIA kali ini bekerjasama dengan Universitas Al-Azhar Kairo untuk membangun PUSIBA pertama di Indonesia ini. Ketua YAPTA, Dailami Firdaus mengungkapkan hal ini memang sudah menjadi rencana UIA untuk mendirikan lembaga kajian Bahasa Arab di Indonesia. "Perlu waktu yang lama untuk merealisasikannya." Ia menambahkan, sudah ada 328 orang yang sudah mengikuti PUSIBA. "Bulan depan akan bertambah 150 orang dari seluruh Indonesia. Setelah 6 bulan di sini (belajar -red), mereka akan berangkat ke Kairo." PUSIBA langsung diresmikan oleh Grand Shaikh Al-Azhar University, Saleh Abbas dan juga Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin dengan menandatangani batu peresmian. Didampingi Ketua Ikatan Alumni Al-Azhar Indonesia, Tuan Guru Bajang Zainun Majdi, akhi...

Dialog Interaktif Katuara : Sosialisasi Seputar Jurnalisme Khalayak

LPM Katuara UIA mengadakan dialog interaktif dengan tema Citizen Journalism pada Rabu kemarin (10/7). Acara ini turut menghadirkan pembicara seperti Nadia Soekarno (NET TV), Sultan Takdir Ali (Radio Elshinta), dan Sujarwanto Rahmat (Wakil Ketua KPI). Dialog ini dimoderatori langsung oleh Pemimpin Redaksi Katuara, Ahmad Gufron. Dialog ini dibuka oleh pengertian citizen journalism oleh Nadia. Ia menjelaskan, bahwa Citizen Journalism adalah kegiatan jurnalistik yang dilakukan oleh masyarakat umum. "Jadi, pelaku dari jurnalistik ini (citizen journalism -red) bukanlah dari media konvensional, tapi adalah kita selaku pengguna media sosial." paparnya. Kemudian sejarah citizen journalism dipaparkan oleh Sultan. Ia menjelaskan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak luput dari peran masyarakat untuk menyebarkan berita proklamasi dari mulut ke mulut. "Dengan kondisi tekanan dari penjajah, petinggi negara harus berpikir keras untuk menyampaikan berita ini ke seluruh penjuru wilaya...